Tuesday, January 22, 2013

Keanggotaan KEMASS Mesir

Kriteria anggota KEMASS
Dilihat dari daerah asal, anggota-anggota KEMASS terdiri dari para pelajar, mahasiswa dan rekan-rekan yang berasal dari daerah Sumatera Bagian Selatan, Bangka-Belitung, Jambi, Lampung dan Bengkulu. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, ada beberapa daerah yang memisahkan diri dan membentuk organisasi sendiri. Hal ini disebabkan berbagai macam sebab dan pertimbangan yang memang mengharuskan adanya pemisahan organisasi struktural.  

Pada awalnya pemisahan diri ini dimulai dari Jambi yang terjadi pada tahun 1986 kemudian disusul dengan Lampung di tahun 2009.

Jika dilihat dari sisi struktur organisasi, anggota KEMASS diklasifikasikan menjadi tiga bagian: anggota biasa, anggota kehormatan dan anggota simpatisan. Adapun deskripsi singkat tentang ketiga anggota ini adalah sebagai berikut:

•Anggota biasa merupakan para pelajar dan mahasiswa masyarakat Sumatera Selatan, Bengkulu dan Bangka Belitung yang terdaftar di KEMASS dan di salah satu instutisi pendidikan di Mesir serta menetap. Anggota biasa diterima dengan cara pendataan dan atau dengan pendaftaran yang disahkan oleh Dewan Pengurus.

•Anggota kehormatan terdiri dari para donatur dan sesepuh daerah yang berasal dari Sumatera Selatan, Bengkulu dan Bangka Belitung serta keluarga dari anggota KEMASS. Anggota kehormatan diusulkan oleh Dewan Pengurus dan disetujui oleh MPA.

•Anggota simpatisan adalah para donatur yang tidak tetap dan memiliki perhatian khusus dan loyalitas terhadap KEMASS. Anggota simpatisan diterima dengan diminta kesediaannya oleh Dewan Pengurus KEMASS itu sendiri.

Hak dan Kewajiban Anggota KEMASS
Sebagaimana halnya organisasi-organisasi lain, hak dan kewajiban anggota KEMASS diatur secara rinci dalam AD/ART KEMASS. 
Dalam ART KEMASS pasal 3 disebutkan hak yang diterima oleh anggota:
•Anggota biasa berhak memilih dan dipilih 
•Anggota kehormatan berhak memilih dan tidak berhak dipilih 
•Anggota simpatisan tidak berhak memilih dan dipilih 
•Seluruh anggota berhak menyalurkan gagasan dan ide-ide untuk kepentingan KEMASS 
•Seluruh anggota berhak untuk mendapatkan perhatian dan perlindungan KEMASS.

Sudah menjadi hal yang lazim bagi sebuah organisasi, jika ada hak-hak yang diterima, maka ada juga kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan dan ditunaikan, seperti yang tertera dalam ART KEMASS pasal 4:
•Anggota berkewajiban mentaati AD/ART dan peratuan KEMASS;
•Anggota berkewajiban menjaga nama baik KEMASS;
•Anggota berkewajiban berpartisipasi dalam mensukseskan program-program Dewan Pengurus 
•Anggota biasa berkewajiban membayar  iuran bulanan.


Dinamika Jumlah anggota KEMASS
Adapun dinamika jumlah warga KEMASS berdasarkan data pada tahun 2004-2005 sampai 2012-2013 adalah sebagai berikut:

Pada tahun 2004-2005 jumlah anggota KEMASS mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan minat untuk belajar dan menuntut ilmu meningkat di kalangan Siswa Sekolah Menengah Atas khususnya di Sumatera Selatan, Bangka dan Lampung.

Pada tahun 2006-2007 Mahasiswa baru asal Sumatera Selatan mengalami penurunan yang signifikan dari tahun sebelumnya. Jumlah mahasiswa baru di tahun ini hanya sebanyak 14 orang, dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 40 orang. Faktor penyebabnya adalah Seleksi Departemen Agama yang terkesan mendadak dengan segala aturan mainnya, hingga membuat calon mahasiswa baru bingung. 

Adanya otonomi daerah yang memberikan kemudahan bagi putra daerah untuk menimba ilmu di daerah mereka masing-masing serta peluang kerja yang lebih luas bagi alumni-alumni daerah dll.

Setelah mengalami penurunan yang cukup drastis di tahun 2006-2007, ternyata penurunan jumlah pelajar ataupun mahasiswa juga terjadi di tahun-tahun setelahnya, seperti yang terjadi di tahun 2010-2011 jumlah anggota Kemass menjadi 145 orang. Akan tetapi dari segi kualitas anggota KEMASS mengalami perubahan yang mengarah kepada hal yang positif. Hal tersebut terbukti dari banyaknya mahasiswa yang telah selesai menggondol gelar Lc.

Saat ini pada kepengurusan periode 37 anggota KEMASS berjumlah lebih kurang 150 orang. Jumlah ini tentunya lebih banyak dari periode sebelumnya yang hanya mencapai 136 orang. Dan tentunya hal ini menjadi kebahagiaan dan kebanggan sendiri bagi warga KEMASS. Para kader bangsa tersebut kini sedang menuntut ilmu di berbagai Universitas di Mesir, baik di Ma’had (setara dengan SMA), program S1 dan S2. Sebagian besar mereka menimba ilmu dari Universitas Al azhar yang merupakan Universitas tertua di dunia, Universitas Kairo dan Liga Arab. Sisanya mereka belajar di pusat-pusat pelatihan Bahasa Arab, baik yang berada di bawah naungan al Azhar ataupun instansi lainnya.
Suasana Kehangatan Idhul Adha

Serunya Ormaba

KEMASS Weks Penuh Kenangan

Calon Pemimpin Bangsa


SHARE THIS

Author:

KEMASS merupakan sebuah organisasi Keluarga Masyarakat Sumatera Selatan yang berada di Mesir. Didirikan pada tahun 1959 dengan nama IPSS dan berubah menjadi KEMASS pada tanggal 25 januari 1976.

0 comments: