Monday, October 16, 2017

Takrim Mutafawwiqin & Tasyakuran Temus KEMASS 2017



Kairo, 15 Oktober 2017.

Sebagai seorang pelajar, tentu tak pernah lepas dari yang namanya ujian. Dan sesuai namanya, ujian merupakan sesuatu yang menguji tingkatan seorang pelajar tentang sejauh mana dia mempersiapkan diri dengan belajarnya, dan itu bukanlah perkara yang mudah, terutama sebagai seorang pelajar Indonesia di Mesir yang notabene soalnya tidak memakai bahasa ibu. Tentu bertambah kesulitannya. Namun bukan pelajar namanya jika menyerah dengan keadaan. 

Dan Kemass pun ingin menghadiahkan penghargaan untuk para pelajar yang berhasil melewati rintangan untuk naik tingkat  akademik tersebut. Tapi tidak hanya menghargai yang berhasil naik level di kampus, Kemass juga memberikan penghargaan untuk para warganya yang berprestasi di luar bidang akademik. Oleh karena itu hadirlah acara Takrim Mutafawwiqin ini. Selain itu, acara ini pun diisi dengan tasyakuran anggota Kemass yang tahun ini mendapatkan kesempatan untuk menjadi petugas haji Indonesia -- masyhur dengan istilah Tenaga Musiman (Temus) Haji.

Acara ini dimoderatori oleh Saifullah dengan isi acara pembukaan, pembacaan kalam Ilahi oleh mahasiswa baru, Miswardani, kemudian sambutan-sambutan oleh ketua panitia, Agus Sucipto dan Gubernur Kemass, Mahdi El-Muntazor. Selanjutnya menyanyikan bersama lagu Hymne Kemass dan diteruskan dengan penyampain motivasi belajar oleh Kanda H. Oom Amin, Lc., yang mana beliau menyampaikan materi tentang '4 Kunci Sukses. Setelah itu langsung memasuki acara inti yang dibacakan oleh Yoka Ahmad yaitu pembagian piagam penghargaan untuk para pelajar Kemass yang alhamdulillah telah berhasil melewati masa ujian dan naik ke tingkat selanjutnya. Selepasnya, langsung dilanjutkan dengan pemberian piagam untuk insan berprestasi Kemass yang diberikan langsung oleh Sang Gubernur. Kemudian sebelum acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kanda H. Zulfahmi, Lc., dan makan malam bersama, sedikit ada penyampaian dari Pimpinan Redaksi Buletin Sriwijaya, Ucu Aulia bahwa Buletin kebanggan Kemass tersebut sudah menerbitkan edisi ke-3nya, yang mengangkat tema Liberalisme.

Dengan selesainya acara ini, Kemass berharap pada para warganya yang berhasil najah tahun ini untuk mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi belajarnya. Begitupun untuk prestasi-prestasi  non-akademik yang menyangkut SDM warga, yaitu dengan terus melatih skills yang telah mereka pelajari agar bisa bermanfaat untuk orang lain. Namun tak lupa pula dengan harapan, semoga acara ini menjadi penyemangat diri untuk para pelajar yang belum meraih hasil yang diinginkan, untuk tak patah semangat, harus bangkit dan kemudian juga bisa meraih apa yang dicitakan. Aamiin.

__________
Galeri acara:























SHARE THIS

Author:

KEMASS merupakan sebuah organisasi Keluarga Masyarakat Sumatera Selatan yang berada di Mesir. Didirikan pada tahun 1959 dengan nama IPSS dan berubah menjadi KEMASS pada tanggal 25 januari 1976.

0 comments: