Saturday, November 11, 2017

SMB II; Semoga Ada Lagi!


Kairo, 07 November 2017.

Setelah menghabiskan waktu persiapan hampir sebulan lamanya, kompetisi sepak takraw se-Masisir yang merupakan salah satu program unggulan DP-Kemass tahun ini pun terlaksana dengan baik. Apresiasi sebesar-sebesarnya untuk para panitia yang sudah berusaha sekeras mungkin sejak jauh hari hingga selesai, juga para perwakilan kekeluargaan nusantara yang ikut berpartisipasi di kegiatan ini.

Tepatnya pada hari selasa (07/11) kemarin, acara dimulai dengan seremonial pembukaan pada pukul 11.00 WK di Nadi Sallab, Zahro. Dengan bermacam rentetan tentatif acara, tiba lah acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden PPMI, Fachry Emil Habib dengan menendang bola takraw sebagai simbolis. Setelah itu acara ditutup dengan doa bersama dan pengumuman jadwal main.

Sebanyak 14 kekeluargaan ikut menyemarakkan kegiatan ini dari total 17 kekeluargaan nusantara yang ada. Kompetisi ini memakai sistem gugur, yaitu jika sudah kalah sekali satu lawan satu langsung game over, dan yang menang melanjutkan ke babak selanjutnya. Para pemain kekeluargaan pun bertemu dengan lawannya sesuai hasil undian saat technical meeting dua hari sebelumnya di Aula Rumah Limas.

Laga perdana dimulai antara KPJ melawan KKS. Dan begitu pun seterusnya berlanjut hingga laga final antara KMB melawan Gamajatim yang akhirnya dimenangkan oleh KMB dengan skor 2-1. Kemass mengucapkan selamat untuk para finalis. Acara pun selesai pada pukul setengah delapan malam dan langsung diteruskan dengan seremonial penutupan yaitu pembagian piagam serta piala untuk juara 1 dan 2 serta foto-foto bersama. 

Sebagai laporan, alhamdulillah acara ini pada umumnya berjalan dengan baik dan lancar. Namun disayangkan ada tiga kekeluargaan yang tidak hadir, sehingga jika merujuk dengan peraturan yang telah disepakati bersama, maka pemain yang tidak hadir setelah ditunggu hingga 10 menit secara otomatis akan gugur.

Kompetisi yang diadakan oleh Kemass ini diberi nama Sultan Mahmud Badarudin (SMB) II Takraw Cup, yang mana nama SMB II sendiri ialah merupakan salah satu pahlawan Kota Palembang. Kompetisi sepak takraw ini pun merupakan cabang olahraga yang jarang diadakan dan baru yang kedua kalinya terselenggara di dunia Masisir. Sehingga menurut Kemass perlu dimunculkan terus, karena jika melihat sumber dayanya pun banyak para Masisir yang ahli di bidang ini. Mukhlisin Udo, pemain dari PPM-Sumut pun secara pribadi berharap kompetisi takraw ini bisa diteruskan, dan juga para perwakilan dari Fosgama, kekeluargaan Madura pun bahkan mengusulkan dan mengajak untuk membuat asosiasi Takraw Masisir, sebagaimana yang telah dimiliki oleh cabang olahraga lainnya.

Kemass sendiri juga ikut berharap semoga kompetisi olahraga cabang takraw ini bisa diteruskan pada dewan pengurus generasi selanjutnya dan menjadi trend sendiri di dunia Masisir. Juga kami ingin berterima kasih untuk para sponsor yang telah membantu hingga terselenggaranya acara ini. Yaitu: Rumah Limas Mesir, Nile Restaurant, Bagasi Cairo, Ampera Transfer, Griya Jawa Tengah, Naura Busana, Rumah Makan Kita, Baraya Resto, Toko Serba Guna, Pasar Asia, Mie Aceh, Warung 22 dan Transferindo. Semoga dana yang telah diberikan dibalas dengan lebih banyak lagi keberkahan lainnya. Aaamin.

___________
Galeri Acara:
Para Perwakilan Kekeluargaan

Sambutan dari Gubernur Kemas
Pembukaan kegiatan oleh Wakil Presiden PPMI

Para Panitia Acara




Pembagian piagam kepada seluruh kekeluargaan setiap selesai bertanding

Foto bersama pemain setiap sebelum mulai bertanding
Suasana serunya pertandingan



Acara berlanjut hingga malam


Juara II, Keluarga Masyarakat Jawa Timur 

Juara I Keluarga Mahasiswa Banten

Para Panitia Kece Badaiii. Bekerja hingga selesai seluruh proses acara
Untuk foto lebih lengkap, kunjungi FB Dewan Pengurus Kemass.
Post Sebelumnya: KEMASS Berqurban


SHARE THIS

Author:

KEMASS merupakan sebuah organisasi Keluarga Masyarakat Sumatera Selatan yang berada di Mesir. Didirikan pada tahun 1959 dengan nama IPSS dan berubah menjadi KEMASS pada tanggal 25 januari 1976.

0 comments: